Blog Bagas Prakoso, S.Si., M.Si merupakan catatan tentang kehidupan. Belajar berbagai ilmu dan terus belajar, belajar, belajar.
Senin, 19 Mei 2014
Hasil Temu PC PMII Purwokerto, Alumni PMII dengan Pengurus Pusat Lembaga Ta’mir Masjid (LTM) NU dan Lembaga Perekonomian NU
Sabtu, 18 Mei 2014
jam 10.00 – 15.00
di kediaman Pak Kyai Abas
Mu’in, Pamijen. Sokaraja.
Ada
beberapa hal yang dapat saya tulis dan perlu saya sharekan kepada
sahabat-sahabati. Pertemuan yang dihadiri oleh Pak Kyai H. Abdul Manan dari PP LTMNU,
Pak Kyai Mustalifun dari PP LPNU serta beberapa alumni PMII, memberikan ulasan
tentang betapa pentingnya gerakan Ta’mir Masjid dan Gerakan Ekonomi, artinya
gerakan keduanya sebenarnya dapat dikolaborasikan secara bersama sehingga
gerakannya itu saling terintegrasi.
Menurut Pak
Kyai Manan ada beberapa kasus terkait dengan penyerobotan masjid NU. Masjid yang
dulunya kebanyakan para jamaahnya menjalankan amaliyah NU lama kelamaan
dihilangkan karena pengurus ta’mir masjidnya ternyata direbut oleh kelompok
HTI. Ada beberapa cara yang dilakukan oleh kelompok salafi, wahabi, HTI untuk
merebut masjid NU diantaranya adalah dengan mengajak keluarga ta’mir untuk
masuk kelompok mereka dan menikahi putri ta’mir masjid tersebut berharap nanti
sertifikat wakah masjidnya dapat mereka miliki. Oleh karena itu, Pak Kyai Manan
berharap kepada seluruh banom NU seperti Ansor, IPNU-IPPNU, Muslimat dan
Fatayat serta PMII untuk kembali memulai gerakan sosial, keagamaan, ekonomi maupun
keilmuan itu dari masjid. Jadikanlah masjid sebagai tempat dalam menggerakan
umat.
Aksi
gerakan tersebut juga sebaiknya dilakukan dengan melihat kebutuhan para jama’ah
sehingga gerakannya akan lebih mengena dan efektif. Salah satu program dari
LTMNU yaitu dengan mengadakan “Pengajian Dluha dan I’tikaf dengan tema “9
langkah percepatan reziki” & Gerakan infak dan sedekah masjid (GISMAS).
Setelah diterapkan di daerah jakarta ternyata program tersebut banyak diminati
jama’ah dan program GISMAS dimana para jama’aah yang rajin sholat di masjid masing-masing
diberi kotak (kaleng uang) dan nanti setelah penuh mereka serahkan ke lembaga
ta’mir masjid, ternyata hasilnya tiap bulan bertambah, katakanlah yang tadinya
sebulan 4 juta, bulan berikutnya ternyata bisa mencapai 6 juta.
Ada juga
program “Belajar dan Mengajar di Jepang” yang diselenggarakan oleh Pengurus
Istimewa NU (PCI NU) jepang berkoordinasi dengan LTMNU. Tujuan kerjasama ini
yaitu untuk menjadi pendakwah di jepang. Contoh dakwahnya yaitu mengenalkan
kepada orang jepang bahwa tidak ada tuhan selain Allah (ketauhidan), itu yang
penting. Karena secara kedisiplinan, kebersihan masyarakat jepang sudah
melakukannya. Selanjutnya LTMNU akan memfasilitasi terkait dengan tempat kerja
dan tempat kuliahnya (kampus). Nanti juga akan ada training bahasa jepang dan
pengetahuan budaya jepang. Syaratnya : minimal lulusan SMA/SMK/MA, bisa juga
lulusan D3/ S1. Biaya total sekitar 70 juta. Namun terlebih dahulu harus
membayar uang sejumlah 7 juta sebelum berangkat ke jepang untuk mengurus
administrasi dll. Sisanya nanti bisa dicicil sambil kerja paruh waktu setelah
di jepang. Penghasilan gaji kerja dijepang kurang lebih 10 juta rupiah. Lama
waktunya kurang lebih selama 3 tahun dengan rincian; 1 tahun belajar bahasa,
tahun ke 2 dan ke 3 kuliah plus kerja paruh waktu. Program ini dilakukan
setiap 3 bulan sekali.
Setelah Pak
Kyai Manan menyampaikan tentang program LTMNU lalu dilanjutkan penyampaian dari
Pengurus Pusat LPNU. Pak Kyai Mustalifun menyampaikan bahwa PP LPNU sudah
menjalin kerjasama dengan Reptor Internasional dan Bank Rakyat Indonesia (BRI)
terkait dengan pinjaman lunak (kredit) untuk warga NU. Salah satu syarat untuk
mengakses dana tersebut yaitu dengan membuat kelompok. Seperti kelompok UMKM,
kelompok petani dll. Setiap kelompok minimal 5 orang. Selain itu LPNU juga siap
untuk mengakomodir terkait dengan penjualan hasil panen jagung, tebu,
peternakan sapi, dan garam. Beliau juga menyampaikan bahwa LPNU telah
bekerjasama dengan Lion air. Dengan harapan 10 tahun kedepan NU mempunyai
pesawat sendiri. Amiiin.
Selaku
pengurus cabang, kami menghimbau dan mengajak kepada seluruh kader PMII yang
ada di purwokerto untuk selalu berusah memakmurkan masjid. Baik itu masjid yang
ada di kampus, di lingkungan tempat kos-kosan maupun dirumah sendiri. Sekarang
waktunya kembali menjadikan gerakan masjid menjadi bagian gerakan dasar PMII, Karena
dengan kader PMII memakmurkan masjid maka masjid akan memakmurkan kader PMII.
Maju
Terus Pantang Menyerah.....!.
Salam
Pergerakan.....!. (Bara)
Kamis, 08 Mei 2014
SUARA PERGERAKAN......!.
SUARA PERGERAKAN......!.
Purwokerto, Kamis 8 Mei 2014
12.19 di Taman Hijau
Api
idelaisme Ku akan tetap selalu ada dalam hidup Ku. Biarpun lingkungan menerpaku
setiap waktu, biarpun satu persatu menjauh dari Ku. Aku akan tetap memegang
teguh prinsip hidup Ku.
Karena
aku percaya keteguhan akan membuat aku lebih hidup. Keteguhanlah yang membuat aku dipercaya, kepercayaanlah
yang membuat aku yakin bahwa hidup idealis akan terwujud dengan sikap
realistis.
Ketika
kemerdekaan ini menuntut pengorbananan jiwa dan raga yang tak sedikit dari para
syuhada. Ketika para pejuang semangat mempertahankan NKRI sampai titik darah
penghabisan dari tangan-tangan kaum penjajah. Lantas, apa yang layak untuk kita
perbuat demi bangsa dan negara ini..????!!!!.
“Belajar”,
ya itu kata kunci yang benar, belajar mengubah cara berfikirmu, belajar
mengubah cara pandangmu, belajar mengubah cara hidupmu, belajar membuatmu
menjadi dewasa, menjadi lebih bermanfaat untuk sesama.
Aku tahu
dan aku sadari, bahwa diri Ku adalah seorang agent of change, agent of
control, pemimpin masa depan. Tapi sampai saat ini sudah sejauh mana aku
berbuat..., aku hanya bisa megambil nafas dalam-dalam dan mengeluarkannya
perlahan-lahan, sambil tangan kanan ku mengepal, dan aku berkata “aku harus
terus bergerak, bergerak, dan bergerak, sampai akhirnya kematian yang
menghentikan pergerakan Ku”.
Kita bisa
bayangkan ketika bangsa kita bertempur melawan penjajah, para pejuang tak kenal
kata “mundur”, tak ada kata “menyerah”, apa lagi kata “kompromi”. Yang jelas “semua penjajah harus di usir karena maling
jangan di ajak kompromi” itu kata Tan Malaka.
Tetapi
apa yang terjadi saat ini, banyak pejabat malah kompromi dengan penjahat uang
rakyat, banyak pejabat yang melupakan amanah rakyat, banyak pejabat memperkaya
diri mereka sendiri dan menipu rakyat. Jika hal ini terjadi pada generasi kita,
lebih baik kita diasingkan saja dari pada menyerah pada kemunafikan itu kata
Soe Hok Gie.
Tidak
habis fikir, kenapa karena jabatan mereka lupa daratan. Janganlah seperti
mereka sahabat.....!. Jadilah kita orang yang beradab, jadilah diri kita
teladan untuk generasi saat ini dan masa yang akan datang. “Satu yang bergerak
tetap akan dilihat oleh Tuhan, aplagai banyak yang bergerak maka akan
mengakibatkan perubahan yang hebat”.
Tetap bergerak....!.
Bara
*Student Activism in Indonesian Muslim
Student Movement (PMII)
Sabtu, 05 April 2014
Pengumuman Nominator Lomba ESAI PMII Menulis Se-Indonesia
Assalamu'alaikum Sahabat/Sahabati....?.
Berdasarkan
hasil penilaian Dewan Juri Lomba PMII Menulis Esai Se-Indonesia.
Panitia memutuskan bahwa DAFTAR NOMINATOR Lomba Esai sebagai berikut :
1. Achmad Sultoni (Purwokerto)
2. Ach Taufiqil Aziz (Sumenep)
3. Ahmad Nurholis (Purwokerto)
4. Ai Tjahya Wida (Ponorogo)
5. Alvita Hikmatul Laily (Jombang)
6. Arda Dwi Rahayu (Purwokerto)
7.
Bagas Prakoso (Purbalingga)
8.
Dinda Wulan
Afriani (Purwokerto)
9.
Efendi (Jember)
10. Fathorrahman Hasbul (DI
Yogyakarta)
11. Fitriyanto (Wonosobo)
12. Hernawan Setya Budi (Surakarta)
13. Iis Mujianti (Purwokerto)
14. Ilhamudin (Purwokerto)
15. Intan Nur Azizah (Purwokerto)
16. Intan Thoriqoti Firrizqi (Purwokerto)
17. Lutfie Mu’amar Z (Purwokerto)
18. Maful (Cilacap)
19. Miqdam Yusria Ahmad (Pekalongan)
Demikian keputusan panitia
berdasarkan penilain Dewan Juri . Keputusan ini adalah mutlak dan tidak bisa
diganggu gugat.
Atas
nama panitia kami mengucapkan terima kasih atas partisipasinya. SELAMAT
untuk para NOMINATOR dan tetaplah semangat untuk yang belum beruntung.
Salam Pergerakan....!.
"Semoga Kita Selalu Semangat Berkarya"
Langganan:
Postingan (Atom)
kopi Prapen Indonesia
2 Mei 2026 segenap tim Kopi Prapen Indoneisa mengucapkan selamat Hari Pendidikan Nasional 2026.
-
Masih di PEREMPATAN DUSUN MAJINGKLAK, TAMANSARI, KARANGMONCOL, PURBALINGGA, JAWA TENGAH. jika anda membutuhkan pakain untuk anak-anak, dew...
-
Enam (6) hari adalah waktu yang dibutuhkan dalam memutuskan dan menyepakati ketua alumni Fakultas Biologi (Fabio) angk...


